Naseem Akhtar: Perempuan Penyulam Al-Quran dari Gujarat

03 Januari 2019 Posted by
Naseem Akhtar: Perempuan Penyulam Al-Quran dari Gujarat
Jiwa perempuan itu melintas batas dimensi manusia. Mengekspresikan kecintaan, meluapkan kerinduan. Perempuan itu. Bersimbah wudhu, mendirikan rakaat-rakaat ringan, menarikan jarinya di atas bantalan kain, menyulam Al-Quran, menjadikannya terbaca dan bermakna

Ragam warna dan rupa perempuan dalam mengekspresikan Al-Quran. Mulai dari pembacaan, pemikiran, penerjemahan, dan murattal. Satu yang tak terlewatkan, melalui penulisan Al-Quran. Yang terakhir ini mungkin telah banyak diinisiasi berbagai kalangan. Namun, menulis dengan sulaman di atas kain bisa jadi perempuan ini satu-satunya.

Naseem Akhtar, perempuan Gujarat yang sederhana. Sejak muda ia telah bercita-cita untuk mewujudkan impiannya: menyulam Al-Quran dengan tangannya. Namun ia harus terjebak dalam berbagai aktivitas yang menyebabkannya tidak dapat memulai impiannya hingga ia menikah. 

Setelah menikah, ia mulai sedikit demi sedikit mewujudkannya. Sebagaimana dikutip dari arynews.tv, ia mengatakan “Saya memiliki minat ini bahkan sebelum pernikahan saya, tetapi saya tidak dapat membuatnya karena beberapa alasan. Pada tahun 1987 saya memutuskan untuk melakukannya. Pertama, saya mendapatkan kain ini dikirim dari Faislabad; 12 tumpukan. Lebar 45 inci dan panjangnya 900 inci. Saya kemudian menyusut dan memotongnya. Butuh banyak waktu untuk memotong dan membuatnya. Lalu saya mengaturnya dalam urutan. "

Bagi sebagian kalangan, mungkin pekerjaan ini hanya pekerjaan yang sia-sia dan menghabiskan waktu. Tetapi tidak dengan Naseem Akhtar, ia justru memiliki tekad yang luar biasa. Ketekunan mewujudkannya tampak dalam rutinitas hariannya yang tak bisa lepas dari menyulam Al-Quran. 

Bagi Naseem, hal ini bukan pekerjaan yang mudah. Ia butuh satu hari penuh untuk menjahit satu atau dua baris karena harus ekstra hati-hati agar tidak terjadi kesalahan. “Saya menyalinnya dari Quran lain. Kadang-kadang saya hanya bisa membuat 2 baris, kadang 3 baris. Tidak mudah membuatnya karena saya juga harus membaca kata per kata untuk memastikan tidak ada kesalahan.” Katanya

Naseem Akhtar tengah menunjukkan hasil karyanya/ arynews.tv

Hampir setiap hari selepas melakukan shalat malam, ia duduk sambil merapal asma Allah dan shalawat ia memulai menyulam. Bahkan, menghabiskan waktu selama ini dengan berwudhu atau dalam keadaan suci dan bersungguh-sungguh menyulam Al-Quran ayat demi ayat. 

“Saya menyelesaikan Quran ini dalam 32 tahun. Saya memulainya ketika usia muda saya dan menyelesaikannya saat masuk usia senja. Saya meneliti dan menemukan bahwa ini adalah karya sulaman pertama yang dijahit oleh seorang wanita di dunia. Tidak ada orang lain yang terlibat di dalamnya. Ini adalah kerja keras dan dedikasi mandiri saya.” Tegas Akhtar. 

Naseem mengatakan bahwa ia adalah satu-satunya wanita yang menyelesaikan Al-Quran yang disulam dengan dua tangannya. Dan ini menjadikannya satu-satunya tangan yang menjahit Al-Quran di dunia. Ia juga berharap kerja nyatanya ini tercatat di Guinness Book of World Record. 

Seperti dikutip dari siasat.com, berat total dari tiga jilid Al-Quran sulaman ini mencapai 55 kg. Masing-masing halaman panjang 22 inch dengan lebar 15 inch, dengan total halaman 724 halaman. Untuk menyulam keseluruhan Al-Quran, Naseem menghabiskan 84 kotak benang hitam dan merah muda. 

Saat ini Naseem ingin Quran-nya mewakili negaranya di seluruh dunia, “Saya ingin Quran ini diambil oleh Pakistan untuk dimasukkan dalam Guinness Book of World Record. Tidak ada Quran yang disulam dengan tangan. Dan keinginan saya agar karya ini mewakili Pakistan untuk disimpan di Perpustakaan Al-Quran di Madinah, Saudi Arabia.” Katanya.

 

Waktu Shalat Hari ini, 18 Agustus 2019

Subuh

-

Dhuha

-

Dzuhur

-

Ashar

-

Maghrib

-

Isya

-